Silahkan hubungi kami

Minggu, 03 September 2017

Raih Double Winner





 
Kabar gembira kembali terdengar, organisasi kebanggan Fakultas Kehutanan Universitas lambung Mangkurat Banjarbaru yaitu Mapala Sylva dengan sukses meraih kemenangan di Kejuaran Panjat Dinding Street Challenge 2017 Wall Climbing Competition Regional Kalimantan, yang diselenggarakan oleh Mapala Kompas Borneo Unlam. Kejuaran Panjat Dinding yang digelar mulai dari tanggal 22 s/d 26 Maret 2017 ini diikuti oleh 5 Atlit kebanggan Mapala Sylva, diantaranya terdapat 2 orang anggota muda dan pemula.

          Selama lima hari, kelima atlit Mapala Sylva berjuang dikejuaraan untuk memberikan yang terbaik, dan tak dipungkiri hasil yang diperoleh oleh para atlit ini tidak sia-sia. Atlit kebanggan Mapala Sylva  ini meraih kesuksesan dengan meraih gelar juara pada Kategori Boulder Mahasiswa/Pelajar Putra yang di raih oleh Agus Supriyanto dengan menyandang Juara Harapan 3 dan untuk Kategori Lead Mahasiswa/Pelajar Putra, Kategori Boulder Mahasiswa/Pelajar Putra dengan masing-masing kategori menyandang juara 1 diraih oleh Arnolz Reksi Surya Mandala, bukan hanya sebatas dua kategori itu saja, lelaki yang sering disapa Mandala ini sukses menyandang juara 3 pada kategori Dyno. Hal ini memang bukan kemenangan yang biasa bagi Mapala Sylva, pasalnya ini kali pertama Mapala Sylva meraih kejuaraan yang tak tanggung-tanggung, yaitu 4 sekaligus, walaupun sebelumnya kemenangan yang membanggakan dipersembahkan oleh Ebbi Virgo Nata yang meraih Juara 1 pada Kejuaran Panjat Dinding Rektor Uniska Cup III.
          Lelaki yang sering disapa Mandala ini memang diketahui belum pernah menyandang gelar apapun selama mengikuti Kejuaran Panjat Dinding, dan ini merupakan kemenangan pertama yang sangat berkesannya. Diakuinya dengan latihan yan serius dan berkat dukungan dari teman-teman yang membuatnya yakin mendapatkan gelar juara. “Allhamdulillah, bersukur dan senang sekali rasanya, kemenangan pertama langsung memperoleh Double Winner dan juara 3” tuturnya dengan sumringah.
          Walaupun dengan fasilitas latihan yang kurang memadai, Mandala dan kawan-kawan tak mengurungkan niat untuk tidak latihan, mereka tetap semangat berlatih dan akan terus berjuang memberikan yang terbaik pada kejuaraan-kejuaraan yang akan datang nantinya. (Yuni/Yumpe).